Tampilkan postingan dengan label dika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dika. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Juli 2011

DIKA & FRIENDS




Teman Mamih : Teman Dika juga
Teman DIka : Teman Mamih juga

Maksudnya anaknya temen mamih juga temannya dika dan mamanya temen dika adalah teman mamih juga.... hehehe

Tetap berteman ya dika...
dengan siapapun yang kau temui
dengan siapapun yang membuatmu nyaman....
dengan siapapun yang membuatmu bahagia....

love
Mamih



Sabtu, 02 April 2011

{Dika-KAC) - 1 year

Bulan ini setahun yang lalu kami memutuskan memilih KAC sebagai tempat terapi Dikakami yakin, banyak hal yang telah dika lalui dan dapatkan sepanjang setahun ini, dari yang datang dengan muka ditekuk, hanya memiliki sedikit kosa kata, tidak berminat untuk belajar, tidak nyaman dengan sekitar, sampai akhirnya begitu banyak kemajuan yang Ia dapatkan. Sekarang Ia begitu cerewet meski pelapalannya untuk kosa kata yang baru belum jelas (sepertinya kami harus lanjutan pemeriksaan telinganya di THT), motorik halus + kasarnya meningkat, mau menulis + mewarnai, tau konsep sakit+marah+senang, dan banyak hal lagi.

Akhir Maret ini, kami menerima surat pemberitahuan bahwa KAC akan berpindah lokasi ke Graha Bintaro dikarenakan KAc telah memiliki gedung yang baru disana, kami sudah berhitung waktu dan jarak serta plus minus bila dika berganti terapis atau tetap bersama terapisnya sekarang.

Akhirnya, Kami meminta ke owner dari KAC,  dika akan melanjutkan ke KAC bila tenpat terapi tidak di Graha BIntaro tapi di Graha raya dan terapis yang handle dika adalah terapisnya sekarang atau beliau sendiri atau menyediakan terapis yang memiliki kesamaan kemampuan dalam membimbing Dika. Bila ternyata gagal dengan terapis baru, kami akan kembali ke terapisnya yang lama dan tidak meneruskan di KAC, dan beliau menyetujui permintaan kami yang ketiga serta sesekali dika akan dibimbing langsung oleh Beliau.

Hari ini, hari pertama Dika dibimbing oleh terapis yang baru, deg-degan rasanya memasuki tempat ini ( ini kali kedua kami ke tempat ini), sambil menunggu kedatangan terapis barunya, kami ngobrol di ruang tamu.

Hanya 5 menit kami menunggu, akhirnya kami dipertemukan dengan terapis barunya, hmmm, lembut sekali orangnya, semoga dia akan nyaman dengannya ( sejak dirumah dan diperjalanan saya sampaikan ke Dika kalau Ibu Dini tidak menemani dika belajar hari ini dan seterusnya dan dika akan belajar dengan Ibu guru baru).

Ternyata semua berjalan lancar pada perkenalan pertama mereka, dika mau berkenalan tanpa di paksa, mau langsung diajak ke kelasnya tanpa adegan manja yang biasa Ia lakukan dan di dalam kelas...... Ia hepi dan mengikuti aktivitas dengan ceria dan nampak tidak tertekan.

Ah, ternyata kekhawatiran mami beberapa hari ini gak terbukti

kamu ternyata siap dan nyaman dengan perubahan ya Nak.....

Semoga banyak hal akan dika lalui dengan menyenangkan di tempat dan terapis yang baru ya nak...

 

selamat ya sayang.....

seperti yang mami bilang, di kehidupanmu..... akan banyak perubahan yang akan kau temui, bertemu orang baru, berganti suasana baru, tapi yakinlah..... everything gonna be ok.... jangan pernah takut dengan perubahan ya nak.

love

mami - 030411

Note : makasih buat temen-2 yang udah memberikan saran tentang kondisi diatas.

Minggu, 09 Januari 2011

(Dika) - Belajar Rasa (sifat)

Bulan November lalu, dika belajar tentang 'rasa' di terapi-nya.

Rasa yang dimaksud adalah rasa sakit-menangis, rasa senang-tertawa, rasa gemas, rasa kehilangan-sedih, rasa penasaran, dll.

Sebelumnya bu dini, terapis dika informasikan dalam tahap ini dika akan cengeng, tertawa terus atau melow atau penasaran.

minggu pertama, dika melow banget, dia gak mau ke kelas kalo gak diantar, gak mau ditinggal, apaan aja bisa bikin dika sedih >>> dika belajar "rasa kehilangan"

minggu kedua, dia jadi sering tertawa terbahak-bahak, kadang-kadang lebay, liat yang biasa aja, menurut dia lucu sekali >>> dika belajar rasa senang, bener-2 senang

minggu ketiga, dia sering bilang sakit, colek sedikit katanya sakit, cium dikit sakit, kepalanya sakit, deelel >>> dika belajar rasa sakit

minggu keempat, remidi untuk semuanya.


Selasa, 04 Januari 2011

(DIKA) - Progres Wicara

Udah hari ke 4 di tahun 2011, pengin cerita tentang progres wicaranya Dika.

Sekarang ini, udah banyak kosa kata yang dika dapatkan dari terapisnya, meski bunyinya belum sempurna, tapi udah jauh lebih maju dari 6 bukan yang lalu.

Yang terbaru, kata-katanya  udah mulai jadi kalimat, meski baru 3-4 kata, tapi alhamdullilah, itu progress yang kami tunggu-tunggu.

Beberapa percakapan kami :

D : Mami, udah makan belum ?

M : belum ka...

D : yaaaa.....

*saya bahagia banget denger dia bilang yaaaaa, berasa banget perhatian dika ke saya

atau

D : mami mau kemana ? kerja kantor ya ?

M : iya ka, mami mo kerja ke kantor

D : dika ikut ya mi, kantor mami

M : kapan-kapan ya ka, sekarang dika sama eyang dulu ya

D : ya mi, dika sekolah sama les ya...sama eyang ya mi

M : Iya...

*** seneng banget, karena dia mengerti banget kalo mami harus bekerja sementara dia sekolah dan les (terapi) ****

atau ketika saya telpon

M : Hallo, assalamualaikum
D :  ikum alam, mami ya

M : Iya, ini dika ya

D : iya mih, dika agi maem, pake nasi 2, ayam 2, ikan 2, sayur 2, bakwan 2

M : banyak ya dika

D : iya, dika mo main ma Nida... dadah mamih, muuuuah, I love you mami.... assalamualaikum

M : I love youu too dika, muaaah, wailakum salam

**** gak pernah bosen saya denger suara cemprengnya***

atau :

kalo kami lagi jalan-jalan di Mall dan ketemu badut

D : Mami, ada badut, badut isi orang, orang baek, tapi dika gak takut...

wkwkwk, saya suka banget sama logat n mimik mukanya waktu nyeritain soal si badut.

Progres yang saya baca dibuku terapinya juga makin maksimal, dika semakin cepat dalam menjawab pertanyaan, tidak mikir lama, mukanya gak datar lagi ketika menjawab pertanyaan, ekspresi dan gaya tubuhnya makin mantap....

Ahh, saya sangat mensyukuri ini semua.... semoga kedepan makin banyak yang bisa dika dan mami lakukan bersama.

Mami gak menargetkan dika harus bisa dalam jangka waktu tertentu, mari kita jalani aja ya sayang.....

Oiya, pesan buat saya buat temen-teman jangan pernah bandingkan anak kita dengan anak yang lain yang mungkin lebih segalanya dari anak kita,  tapi bandingkanlah ia 6 bulan sebelum hari ini.

Met senang-senang sama anak-anak ya

Rabu, 22 Desember 2010

{Sakit} - Sariawan

Bukan baru sekali ini saja dika kena sariawan, tapi yang sekarang lumayan berat buat dika.

kalo sebelumnya dika masih bisa makan + minum enak, yang sekarang lebih parah, karena dika jadi susah banget makan +  minum, bahkan untuk makanan kesukaannya,  dika pilih pegang n diliatin aza tanpa ada keberanian untuk memakannya.

gak mau ngomong, gak mau main, dan cengeng banget. sedih liatnya.

Tapi mami yakin dika bisa melewati ini semua....
yang sabar ya le.... 1-2 hari lagi insya allah sariawannya layu...
dika pasti bisa makan + minum enak lagi.

*cayooo dika*


Sabtu, 18 Desember 2010

Dika bukan Anak Biasa

Ya.. ya... dika memang bukan anak biasa.

Sejak kapan ya saya sadari ini..... hmmm sejak dika umur 2 tahun rasanya, ketika tetangga-tetangga saya berkata
"o, ternyata dika tidak bisu ya ",
"o, ternyata dika bisa ngomong",
"o, ternyata dika ngerti juga kalo diajak ngomong"
dan o, o, lainnya

Gak cuma dari tetangga, bahkan orang-orang terdekat kamipun sering mempertanyakan kenapa dika belum bisa A, belum bisa b, kenapa tidak seperti si a, seperti si b, deelel.

Sedih ? bangeet
Saya sempet mempertanyakan apa salah saya sama Allah, kenapa dika harus beda, mengapa tidak seperti anak-anak yang lain... tapi apakah dengan begitu masalahnya selesai ?
Tidak, meski saya bertanya terus, Allah tidak menjawabnya dengan membuat dika seketika sama seperti anak-anak lain.

Ada beberapa proses yang saya lalui,
blogging ataupun akhirnya melihat langsung, saya menemukan bahwa banyak anak-anak yang tidak diberikan keberuntungan seperti dika.

akhirnya menyadarkan saya ....
shinta, lihatlah..... dika memiliki tangan, jari, kaki, badan, wajah yang utuh serta senyum yang manis dan dan keluarga yang lengkap yang mungkin tidak dimiliki anak-anak lain.
berjuanglah demi anak ini.... anak yang telah kau tunggu sekian lama
Ayo bulatkan tekadmu, tambahkan kesabaranmu dan semangatmu untuk anak ini.

Jatuh bangun saya mengendalikan semangat saya, maju-mundur waktu diawal,
lelah, tentu saja..... tapi ini tidak boleh berakhir.

Akhirnya suatu waktu, saya bertemu dengan teman-teman hebat yang juga memiliki anak-anak luarbiasa, dan saya bener-bener kagum atas apa yang telah mereka lakukan untuk anak-anak ini, dan hal ini bener-bener memompa semangat saya, bahwa apa yang saya lakukan belum maksimal, masih banyak tahap, masih butuh kesabaran yang luar biasa dalam mendampingi dika.

bermainlah dika..... berlarilah dika .....tersenyumlah dika seperti apa adanya....

mami disampingmu,membimbingmu, menjagamu.... dan berjuang untukmu.
mari kita taklukan dunia bersama..... :D

lihatlah.... mami tidak lagi menangis karena perbedaan ini
mami tidak lagi peduli akan kerutan kening orang yg melihatmu

Karena DIKA bukan anak biasa dan mami akan jadi Ibu yang luar biasa untukmu.....
dan mami sungguh bersyukur karena memilikimu....

*terinsiprasi dari pesan te-lena diinbox-ku.... terima kasih te.

~181210~

Kamis, 04 Februari 2010

DIKA & BICARA (2)

Dika saat BERA test


Melanjutkan sharing tentang dika dan bicara yang pernah saya post sebelumnya disini.

Hari ini akhirnya Test BERA jadi dilakukan di A Kasoem Cikini dengan pertimbangan dika tidak ketemu dengan anak-anak yang memang lagi sakit, karena ditempat ini memang khusus hanya menangani pemeriksaan dan terapi untuk gangguan pendengaran.

Persiapan yang dilakukan dirumah : Dika tidur jam 6 sore dan bangun jam 9 malam, tidur lagi jam 11 malam dan bangung lagi jam 4 pagi, ini dimaksudkan agar dika bisa cepet tidur disana.

Sampai di A Kasoem jam 8 kurang 15, pegawainya belum siap, karena memang jam 8 pagi bukanya. sempat debatan sama staff disana karena kami dapat nomor urut 1 tapi staf yang lain malah ngasih pasien no 2 ditest lebih dulu.

Pertama - tama Dika di test BOA, kita masuk disebuah ruangan disana ada meja, kursi dan beberapa speaker dan dika dites mendengar bunyi-2an tersebut, terapis melihat respon dika ketika mendengar bunyi-2an, misalnya bunyinya dari arah kanan, apakah dika akan melihat atau mengikuti suara tersebut. Ada beberapa yg lewat karena dika sibuk nyanyi :).
 
Setelah itu Dika test BERA syaratnya harus Tidur, tadinya minta gak pake obat tapi ternyata lama, so, mau gak mau minum obat deh, gak sampe 10 menit langsung pulas tu anak ( dasar peloooor, kayak emaknya )

Tes BERA sekitar 30 menitan, sayangnya ada 1 test yang gak bisa dilakukan yaitu OAE karena telinga dika ada kotorannya :( (hikkkkks balik lagi dah).

Hasil BERA :
Kemungkinan Dika ada gangguan pendengaran, karena hasil BERAnya adalah 70 db, artinya dika bisa mendengar tapi harus dengan suara yang agak keras. Dika dites secara manual ketika dr faisa bicara agak keras dan menengah dika bisa dengar, ketika lembut dika masih merespon,  tapi ketika lembut dengan mulut ditutup, dika gak merespon ( dari siang sampai malam kita coba juga dirumah, tapi dia merespon loh apa yang kita omongin atau tanyakan, tapi kenapa tadi di klinik enga ya....aneeeeh) . Masih banyak kemungkinan bisa saja hasil ini adalah fix tapi bisa saja tidak, karena menunggu  hasil OAE dan TYMPANOMETRI.

Nah, tahap yang perlu dilakukan sekarang adalah membersihkan kotoran telinga dika yang cukup keras, caranya dengan menggunakan cairan agar lunak setelah itu disedot kotorannya di THT , jika sudah bersih  baru  ke A. Kasoem. Mudah-mudahan selasa or kamis depan saya bisa kembali lagi kesana.

oiya, sampai dirumah saya telpon ke mba audiyanti, salah satu member milis sehat, tanya-tanya soal hasil test dika, menurut mba audi,  dengan hasil 70 dp kerusakannya masih dalam tahap ringan, masih bisa diperbaiki..... dan saya banyak banget mendapat ilmu baru tentang gangguan pada pendengaran dan apa saja yang mungkin bisa dilakukan, seneeeeng rasanya saya bisa sharing dengan mba audi,,,,,

Dan saya bersyukur bahwa akhirnya satu langkah ke satu langkah dapat saya lakukan demi kebaikan dika. Mohon doanya ya temen-temen. 

Apapun hasil yang akan saya dapat nanti, sungggguh saya kembali bersyukur dengan keadaan dika saat ini karena ternyata dia memiliki kelebihan dari anak-anak yang saya temui hari ini di klinik, dika jauh lebih berkembang dari mereka, saya bisa berkomunikasi dengan baik dengan dika, bercengkrama, tau apa yang dia inginkan, sementara anak-anak yang saya temui, orang tua mereka tidak paham apa yang mereka ucapkan atau inginkan. 

****** Anak Special karena Orangtuanya Peduli *****
 

Senin, 23 November 2009

Apa loe ???....duh....

Dua minggu terakhir ini Dika punya kata-kata baru hasil jiplakan dari temen mainnya " Raihan ". 

Raihan ini baru berumur 3 tahun, tapi ampun deh kata-kata yang dia miliki, dan seminggu terakhir ini dia main terus ke rumah Eyang, alhasil, ya tertular deh dika sama beberapa kata yang suka diucapkannya, salah satunya adalah " APA LOE ".

Kata ini suka diucapkan kalo dia marah atau membalas teguran orang yang gak disenengin.

Kami sudah menasehati dika untuk tidak mengucapkan kata-kata itu mulai dengan kalimat yang lembut sampai yang agak "mengancam" ( mis. Kalo dika ngomong lagi nanti papi marah or nanti dibilangin papi loh), suka berhasil dan suka gak.

Alhasil, udah beberapa hari dia gak ngucapin kata kata tersebut, tapi tetep dikatakan kalo lagi tidur, karena beberapa kali dika ngigau dan bilang " APA LOE ".............

xixixi.............

Kamis, 09 Juli 2009

Kecoa maaa




Sebelum berangkat ke Surabaya, mama sempat mengabadikan kegiatan dika di rumah eyang.

Secara gag sengaja dia melihat kecoa dilong meja, alhasil seperti di gambar deh.

Sayang pas kecoanya ketangkap dan dibuang ke got mama gag sempat mengabadikan soalnya dah jijik duluaan

Rabu, 24 Juni 2009

Taman Safari Indonesia 13 Juni 2009




Tanggal 13 Juni 2009 yang lalu adalah pertama kalinya dika jalan-jalan dengan temen-2 scolnya..

Seru banget, dan sekarang ini jalan-jalan ke TSI enak banget, kita gak usah pusing-2 cari peta, karena disana informatif banget, spanduk, plang acara ataupun announcer memberikan kita informasi dengan sangat jelas.

Oiya, suka ada yang miss ternyata, banyak temen-teman yang gak tahu kalo tiket shuttle bus itu bisa dipakai berkali. soalanya banyak yang beli beberapa kali ataupun hanya naik sekali saja.

Photonya cuma sedikit soalnya barui ini yang ditarnsfer.... :)

Rabu, 17 Desember 2008

Ini untuk bunda Zeeva


Dince
.... Dikau khan suka banget sama mimik mukanya Dika kalo lagi makan, nih aku kasih photo yang sempet dishoot waktu dikampung dulu. 

Tahap 1
(photonya pake kamera di Laptop, makanya ada gwnya )


Tahap 2

Tahap Tiga

Bukan karena baksonya yang gak enak, cuman mimik ini dah jadi rutinitas banget buat Dika.

Selasa, 23 Oktober 2007